Menghias Kumbang dengan Pompom

Iseng-iseng mau bikin kegiatan yang temanya menempel-nempel pompom ke contact paper. Contact paper adalah semacam stiker plastik besar (kira-kira seukuran A3) yang katanya biasa digunakan untuk sampul buku. Jadi carinya ya di toko buku. Kaira sebelumnya belum pernah diberi kegiatan mencocokkan warna, jadi untuk kali ini saya memilih kumbang polosan sehingga Kaira bebas menempelkan pompom di mana saja di bagian sayap nya yang sudah saya tempeli contact paper secara terbalik. Beginilah penampakan si kumbang.

image

Setelah saya tempeli contact paper secara terbalik, lalu saya rekatkan ke dinding, lalu Kaira hiasi sayapnya dengan pompom jadinya seperti ini.

image

Hihihi, aktivitas yang cukup membuat anak sibuk sesaat sambil melatih motorik halus dan kasar serta pengenalan warna primer. Ya, saya memang berniat untuk memulai kegiatan-kegiatan berikutnya bertrma pengenalan warna namun saya mau fokus dulu di 3 warna primer (merah, kuning, dan biru). Untuk Kaira, setiap Kaira menempelkan pompom, saya sebit saja warnanya. Untuk anak yang lebih besar, kegiatan ini bisa dilakukan dengan meminta anak melemparkan pompomnya ke arah kumbang dari jarak tertentu.

Selamat mencoba :).

Marble / Pompom Tunnel

image

Mainan yang dibuat dengan cara menempelkan roll bekas tissue toilet dan cling wrap / aluminium foil ini sebenarnya mainan yang amat sangat common yang telah dibuat juga pernah banyak mommy-mommy lainnya. Gampang aja kan yah buatnya. Karena belum punya kelereng jadi saya berikan Kaira pompom dan manik-manik berbentuk bola yang berasal dari kalung batu-batuan saya yang sudah rusak (seukuran kelereng juga). Kaira ya paling senang menggunakan manik-manik itu karena mengeluarkan bunyi yang menarik setiap dimasukkan ke dalam roll tissue toilet dan setiap jatuh ke lantai. Untuk bayi yang masih suka memasukkan benda ke dalam mulut mesti diawasi yah. Nanti kelereng nya ditelan bayi.

Drop the Pompoms

Sudah ada banyak orang tua yang mempraktikkan aktivitas ini kepada buah hatinya. Membuat tunnel dari tube agar anak bisa memasukkan apapun ke dalamnya. Saya baru memiliki 1 jenis tube bekas wadah kripik kentang jadi saya hanya membuatnya sangat simple seperti di bawah ini. Beberapa bulan lau saya mencoba dengan bola tapi tube nya masih terlalu kecil untuk bola. Karena sekarang ada pompom dan juga Kaira sudah bisa berdiri dan berjalan maka mari kita jatuhkan pompomnya!

image

Masih sederhana banget ya.. Nanti kalau ada tube lagi mau dibuat model lain yang berkelok atau miring. Benda lain yang bisa dijadikan sebagai tube adalah roll bekas tissue atau roll bekas aluminium foil dan cling wrap.

image

Let’s Scoop & Transfer the Pompoms

Akhirnya menemukan pompom juga setelah bolak-balik gramedia sini tak kunjung melihat penampakannya sedikit pun (thanx to Mam Wiena hehe). Jadi kegiatan perdana Kaira dengan pompom adalah bermain sensory bin. Siapkan wadah berisi pompom warna-warni, ice cube tray (cetakan es batu), serta ember dan sekop/sendok mainan pantainya.

image

Hihi, ya langsung saja si Kaira seru sendok-sendokin pompomnya ke dalam ember. Doi memang lagi senang dengan kegiatan sendok-menyendok seperti ini sih.

image

Lalu saya contohkan sedikit memasukkan pompom satu-satu ke kotak ice cube tray nya dan langsung Kaira mengikutinya. Awalnya mencoba memasukkan dengan sendok mainannya tapi masih gagal hehe, jadi satu-satu masukin ke kotaknya dengan tangan saja.

image

Dan tampaknya Kaira doyan banget bermain dengan pompom. Dia betah dan anteng (untuk bocah yang gak bisa diam, ini benar-benar termasuk anteng) memainkannya selama setengah jam lebih. Setelah dia tak memainkannya lagi, saya masukkan kembali semua pompom ke wadah tertutup. Ehhh gak lama dia mendekati saya membawa wadah berisi pompomnya lalu menyodorkannya ke saya sebagai isyarat minta dibukakan. Yoweis deh mainan lagi sama pompomnya :D.

Aktivitas ini jelas sangat baik untuk melatih fine motor skill nya, juga bisa untuk mengenalkan warna. Setiap dia memasukkan pompom satu-satu ke kotak ice cube tray nya ya saya sebutkan saja warna dari pompom yang ia masukkan. Playing with pompom is so much fun eventually hihihi..