Tidur Bersama Bayi atau Box Bayi?

Setiap calon ibu baru pasti excited to the max untuk membeli perlengkapan bayinya. Saya mulai belanja keperluan bayi di usia kehamilan 7 bulan dengan membuat list serta jumlah yang diperlukan terlebih dahulu (sumbernya dari googling plus nanya2 teman yang sudah lahiran duluan). Satu benda yang pasti dirasa ingin dibeli oleh semua calon ibu, yaituuuuuu baby box. Bukan begitu? Hehe. Namun sejak awal saya tidak menuliskan baby box ke dalam “things to buy” list saya. Why? Simak tiga alasan di bawah.

Pertama, awalnya karena mendengar cerita beberapa teman yang sudah lahiran. Mereka bilang sudah beli baby box tapi by the end gak kepake juga. So I asked why? They said, karena jadi gak praktis. Kalau malam kan bayi sering nangis, sering pengen nyusu dan pipis terus. Sementara, sehabis lahiran, naik-turun tempat tidur itu bisa sangat melelahkan karena masih dalam tahap penyembuhan bekas jahitan kita. Jadi, menurut teman saya itu, akhirnya daripada capek naik-turun tempat tidur, bayinya ditidurkan di sampingnya sehingga jika bayinya bangun minta susu, ia dapat langsung menyusuinya sambil tiduran. Praktis dan nyaman.

Alasan kedua, karena ternyata memang disarankan agar ibu tidur bersama bayi. Cara pengasuhan seperti ini dijelaskan dalam buku Baby Books-nya William & Martha Sears. Menurut mereka, cara tidur yang paling dianjurkan untuk bayi adalah dengan tidur bersama orang tuanya, walaupun cara ini terdengar konvensional di jaman modern ini. Beberapa alasannya lebih efektif:
– bayi2 tidur dengan lebih baik
– bayi tidur dengan lebih lelap
– ibu2 dapat tetap tidur dengan lebih baik
– penyusuan menjadi lebih mudah
– bayi tumbuh dan berkembang

Alasan ketiga, karena sebenarnya juga tidak ada space yang cukup untuk meletakkan baby box di kamar kami, hahaha…

Bagaimana dengan Kaira? Walaupun buku menyarankan bayi tidur di samping ibunya, ya saya merasa was-was juga. Nanti malah saya gak sadar terus jadi nindihin bayi gimana? Dan takut bayi akan tidak nyenyak juga di tempat tidur yang kadang bergoyang karena ayahnya suka gerak2. Jadi, awalnya kami beli tempat tidur portable saja. Sehingga, bayi tetap bisa tidur di tempat tidurnya sendiri yang diletakkan di ranjang bersama kami. Tapi, setelah sebulan akhirnya kami membungkus tempat tidur portable itu juga. Sekarang Kaira selalu tidur di samping saya. Kenapa? Karena ada suatu masa (ceileehh) di mana Kaira selalu terbangun jika saya letakkan di tempat tidurnya, sehingga kami angkat lagi. Yah mata saya kan juga perlu istirahat, jadinya saya susui Kaira sambil tiduran hingga kami berdua tertidur pulas berdampingan. Besok2nya masih seperti itu, hingga akhirnya kami simpan saja tempat tidur Kaira itu. Sekarang2 sih Kaira mau saja diletakkan di ranjang kami ketika sudah tertidur pulas di malam hari. Kalau Kaira belum begitu nyenyak ya kami usahakan sebaik mungkin agar ranjang tidak terlalu bergoyang ketika kami bergerak agar tidak mengagetkannya. Dan justru semenjak Kaira tidur di samping saya, tidurnya Kaira jadi super pulas. Bangun ketika hanya ingin nyusu, pipis hanya sekali ketika sudah jam 4 pagi biasanya (masih hanya menggunakan diapers jika Kaira sedang rewel di malam hari atau stock popok kain sudah habis belum dicuci). Kalau ia ingin nyusu saja (popok tetap kering), langsung saya susui sambil tiduran dan gak lama, Kaira tertidur pulas lagi. Saya hampir tidak pernah begadang lagi sekarang, hehe.. Ternyata benar kata William & Martha Sears di bukunya itu. Tidur bersama memang terbukti lebih efektif bagi kami. Dan tenang saja, dijamin aman.

Wanna give it a try? 🙂

image

Posisi Pewe Kaira jika Tidur di Samping Ibunya

Advertisements

2 thoughts on “Tidur Bersama Bayi atau Box Bayi?

  1. Heheheee posisisnya lucu bun kaya posisi baby aku kalau habis nyusu. Box bayi ku juga cuma kepake semingguan karena skrg tidurnya disamping aku terusss.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s