2 Bulan Kaira Sudah Bisa Apa Saja?

Today Kaira turns 2 months. Dua bulan Kaira sudah bertambah 1,6 kg dari berat baru lahirnya. Yak, Kaira sekarang 5,1 kg di usianya yang 2 bulan. Bulan pertama terasa berat. Setiap malam begadang, pipis tiada henti, masih sering nangis, ditambah saya masih dalam masa pemulihan pasca melahirkan (trust me, pascalahiran itu lebih gak enak dari hamil). Saat hamil, beberapa referensi tentang bayi sudah saya baca. Teori dimana-mana memang lebih mudah dari praktiknya yaaaa, hehehe.. Tapi referensi2 itu sangat membantu dalam kesiapan mental saya menghadapi bayi agar selalu tetap tenang dan tidak panik. Alhasil saya tidak pernah tuh merasakan sindrom baby blues, Alhamdulillah..

Perkembangan Kaira selama 2 bulan ini memang ya belum banyak2 amat tapi cukup membuat kita bangga dan gembira. Kaira sudah bisa menatap fokus pada benda-benda yang menarik perhatiannya (terutama pada benda2 yang bergerak atau berputar2 di atasnya) dan orang2 yang di sekitarnya. Ada yang bilang mata Kaira terlihat tajam, ada juga yang bilang mata (pandangan) Kaira bukan seperti mata bayi baru lahir (newborn) tapi lebih seperti mata seorang bayi 6 bulan yang sudah bisa melihat jelas. Yang jelas, Kaira senang sekali memandang benda-benda baru di matanya. Saking senangnya, kepalanya senang sekali mendongak dan seringkali anteng tiap kali kami ajak jalan2 keluar.

Kaira sudah bisa tersenyum dan tertawa. Seringkali tanpa suara tapi beberapa kali di 2 minggu terakhir ini, kami mendengar dia bersuara saat tertawa. Ia tersenyum dan tertawa setiap kali diajak ngobrol. Hahaha, entah dia mengerti atau tidak apa yang kami katakan tapi setiap kali mendengar Kaira tertawa, kami makin semangat mengajaknya ngobrol.

Mengoceh? Ya, Kaira sudah mulai mengoceh. Kaira belum bisa menggunakan bibir dan lidahnya untuk bicara. Setiap kosakata ocehannya masih seperti berasal dari tenggorokan. Kami ajak bicara aja terus supaya dia bisa mengeluarkan ocehan yang baru. Selain ocehan, teriakan2 pendek lah yang ia keluarkan. Gak sabaaar rasanya ingin dengar Kaira nyebut kata “mama” atau “papa”, hehe…

Kalau tengkurap? Normally bayi bisa tengkurap di usianya ke-3 or 4 bulan setelah lehernya tegak (sudah bisa angkat kepala). Kaira belum bisa menegakkan kepalanya, tapi sudah sering kami lihat Kaira sedikit2 mengangkat kepalanya sendiri tanda lehernya sudah mulai kuat sejak usianya sebulan. Tapiiiii… believe it or not, Kaira 2 minggu lalu (usianya masih 1,5 bulan waktu itu), tengkurap sendiri (tanpa bantuan siapapun) di kasurnya! Dua kali. Ayahnya Kaira yang melihatnya, saya beluuummm, hiks3x.. Kaira pagi itu tampak agak kesal setelah bangun pagi (mungkin lapar atau haus sementara saya masih mandi) jadi dia mulai merengek2 sambil menggerak2an seluruh badannya hingga akhirnya dengan kekuatan kakinya, ia tengkurap. Karena belum bisa angkat kepala, bagaikan kecoa saja, Kaira tentu belum bisa balik badan lagi, sehingga ia nangis keras.  Ayahnya mendekat untuk membalikkan badannya dan ia justru makin ngamuk dan tak lama kemudian tengkurep lagi. Uwawww, Subhanallah nyaaa.. Setelah hari itu, Kaira belum berhasil tengkurep lagi sih. Tapi ya jadi lebih waspada, takut tiba2 Kaira tengkurap dengan sendirinya tanpa sepenglihatan kami, karena lehernya belum bisa tegak.

Hahaha, melihat setiap perkembangan bayi sendiri memang menyenangkan ya. That’s why I want to record every important development of my baby. Apakah ini yang namanya euforia bayi baru? Hehe.. but I think I will feel this euforia everyday, even bigger each day.. :D.

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s