Shape Recognition

Setelah sebelumnya mengenalkan dan mencocokkan warna primer, kali ini K (15 m.o.) mulai dikenalkan dengan bentuk. Awalnya saya menggambarkan 4 macam bentuk lalu saya tempel dengan selotip di pintu.

image

Lalu Kaira yang saat itu mulai senang menunjuk-nunjuk gambar dan minta disebutkan namanya, langsung tanpa disuruh menunjuk-nunjuk masing-masing bentuk dan saya menyebutkan nama masing-masing bentuk. Lalu saya tes minta Kaira menunjukkan mana persegi panjang, mana bintang, mana lingkaran, dan mana bujur sangkar. Hasilnya sangat memuaskan karena pada akhirnya Kaira cepat menangkap dan menunjuk dengan tepat sesuai pertanyaan.

image

Nah besoknya, saya tambahkan velcro dan 4 macam bentuk pasangannya untuk Kaira tempelkan sendiri.

image

image

Well, waktu itu sepertinya baterai handphone sangat low jadi tidak sempat meng-capture hasil akhirnya, hanya sempat seperti di bawah ini. But Kaira surprisingly matched all the shapes correctly on her first attempt.

image

Advertisements

Coloured Magnets

And this is the second activity themed colour recognition. And this is very very simple. I just prepared 3 magnets of 3 primary colours and 3 circles of 3 primary colours drawn on a paper then sticked it on a steel tray.

image

And voila!! K (15 months old) matched all the colours right even though she hadn’t put the magnets right in the middle of the circles. Good job!!

image

Basic Colour Recognition

Wow.. I think I’ve been absent for two months? So sorry for the vacuum. I don’t know why, but I wasn’t in a mood of writing and I lately used my spare time to take a rest or read books or prepare acivities for baby K. Oh and yeah we also had holiday out last month but we’ll tell the stories later. Let’s get back to the track and I’ll fill this blog with the last two months’ activities.

At the age of 15 months old, I’ve been starting to recognize three basic colours to Kaira. First, I made these 6 simple circles of 3 basic colours in a paper (print it or hand draw it, whatever you like). I also cut 6 circles out of a used cardboard box and cut 6 circles of 3 basic colours that I drew and painted in a paper. Then, I glue the coloured papers on the cardboard box circles and laminated it by tape. The last step would be put the paper on the wall and secure it with tape and glue the velcro on each circles.

image

image

She did quite a good job. She matched it and I mention the colour. I also asked her to point out which is red, yellow, and blue.

image

image

Menghias Kumbang dengan Pompom

Iseng-iseng mau bikin kegiatan yang temanya menempel-nempel pompom ke contact paper. Contact paper adalah semacam stiker plastik besar (kira-kira seukuran A3) yang katanya biasa digunakan untuk sampul buku. Jadi carinya ya di toko buku. Kaira sebelumnya belum pernah diberi kegiatan mencocokkan warna, jadi untuk kali ini saya memilih kumbang polosan sehingga Kaira bebas menempelkan pompom di mana saja di bagian sayap nya yang sudah saya tempeli contact paper secara terbalik. Beginilah penampakan si kumbang.

image

Setelah saya tempeli contact paper secara terbalik, lalu saya rekatkan ke dinding, lalu Kaira hiasi sayapnya dengan pompom jadinya seperti ini.

image

Hihihi, aktivitas yang cukup membuat anak sibuk sesaat sambil melatih motorik halus dan kasar serta pengenalan warna primer. Ya, saya memang berniat untuk memulai kegiatan-kegiatan berikutnya bertrma pengenalan warna namun saya mau fokus dulu di 3 warna primer (merah, kuning, dan biru). Untuk Kaira, setiap Kaira menempelkan pompom, saya sebit saja warnanya. Untuk anak yang lebih besar, kegiatan ini bisa dilakukan dengan meminta anak melemparkan pompomnya ke arah kumbang dari jarak tertentu.

Selamat mencoba :).

Marble / Pompom Tunnel

image

Mainan yang dibuat dengan cara menempelkan roll bekas tissue toilet dan cling wrap / aluminium foil ini sebenarnya mainan yang amat sangat common yang telah dibuat juga pernah banyak mommy-mommy lainnya. Gampang aja kan yah buatnya. Karena belum punya kelereng jadi saya berikan Kaira pompom dan manik-manik berbentuk bola yang berasal dari kalung batu-batuan saya yang sudah rusak (seukuran kelereng juga). Kaira ya paling senang menggunakan manik-manik itu karena mengeluarkan bunyi yang menarik setiap dimasukkan ke dalam roll tissue toilet dan setiap jatuh ke lantai. Untuk bayi yang masih suka memasukkan benda ke dalam mulut mesti diawasi yah. Nanti kelereng nya ditelan bayi.

Main Pasir-pasiran Yuk!

Got the information from somebody’s instagram account, I made moonsand which only consists of two ingredients only. Very very easy. Just mix well 8 cups of flour and 1 cup of baby oil. That’s it. Provide beach toys so it feels like playing at the real beach, hehe..

image

Moonsand

Pertama kalinya, Kaira tidak begitu tertarik. Dia hanya memegang-megang pasir-pasirannya sebentar lalu kabur. Beberapa minggu kemudian saya berikan lagi. Nah, baru deh Kaira mulai memainkan selayaknya mainan pasir di pantai. Mulai dari menyendok pasir dengan sekop ke ember, lalu vice versa (dari ember dituang ke sekop), sampe membedaki tangannya sendiri dengan pasir tepung ini, hahaha..

image

Feel the soft texture..

image

Bedakin tangannya sendiri dengan pasir..

image

Kemarin sih dua kali maininnya, setiap sesaat sebelum mandi, biar habis itu bajunya langsung diganti setelah mandi.

Straws & Cutton Buds

Kaira sedang senang (karena baru bisa) memasangkan benda-benda yang sebangsa sedotan ke porosnya. Berawal dari mulai bisa memasang balon ke pegangannya. Dia jadi senang lepas-pasang berulang kali gitu. Jadi kegiatan kali ini dicanangkan karena skill baru Kaira ini. Saya mengajak Kaira memasang sedotan ke cutton bud yang saya tancapkan (plus diberi hot glue) ke styrofoam bekas. Mainannya seperti ini.

image

Bukan sok-sokan nasionalis atau dalam rangka ulang tahun Indonesia, tapi memang sedotan di rumah cuma ada warna merah dan putih hehe.. Ujung cutton bud saya beri warna putih dan juga merah. Kaira sih jelas belum mahir sorting colour, tapi ya coba fasilitasi saja sedini mungkin, masih salah-salah nanti ya biarkan saja. Diberi angka juga lebih ke hiasan saja sih, hahaha.. Sekalian mem-familiar-kan gambar angka di mata Kaira. And this is how she played it.

image

Sorenya mainan ini juga dimainkan oleh teman Kaira (anak tetangga samping rumah usia 2 tahunan). Setelah sedotannya dipasang semua, mainan ini dibawa-bawanyalah keluar sambil nyanyi-nyanyi “hepi besday tu yuuu.. hepi besday tu yuuu…”. Jadi mainan ini juga berfungsi sebagai kue ulang tahun mainan kayaknya… hahahah…